Membeli Arit Cuma Jadi Pajangan: Kenapa Saya Lebih Suka Mencabut Rumput Pakai Tangan?
"Sudah beli arit tajam, tapi akhirnya cuma jadi pajangan. Ternyata, membersihkan rumput dengan logam hanya memangkas masalah. Tapi membersihkan dengan tangan, kita sedang memanen peradaban tanah."
Pagi ini saya berdiri di depan halaman rumah. Di tangan kanan ada arit baru yang berkilau. Di depan mata, hamparan rumput liar yang mulai meninggi.
Logika umum berkata: "Babat! Biar cepat bersih."
Tapi hati kecil saya menahan. Jika saya babat, saya hanya dapat daunnya untuk kompos. Akarnya tertinggal, tanahnya tertinggal, dan cacingnya mungkin terbelah dua terkena mata pisau.
Saya letakkan arit itu. Saya pilih jongkok dan mencabut rumput itu satu per satu dengan tangan kosong. Hasilnya? Saya tercengang.
Paradigma "Akar ke Akar, Daun ke Daun"
Saat saya mencabut rumput itu sampai ke akarnya, saya tidak hanya mendapatkan gulma.
Lihat apa yang terbawa di akar-akar serabut itu:
Gumpalan Tanah Hitam: Ini adalah top soil terbaik yang kaya humus.
Puluhan Cacing Tanah: Pasukan insinyur bawah tanah yang sedang bersembunyi di balik perakaran.
Seketika saya sadar. Ini bukan kegiatan "bersih-bersih". Ini adalah kegiatan "Panen Raya".
Jawaban untuk Keluhan "Lahan Sempit & Beton"
Banyak pemirsa dan kawan yang curhat:
"Pak, saya mau bertani tapi rumah saya full beton. Gak punya tanah. Kalau beli media tanam karungan, mahal ongkos kirimnya."
Coba lihat sekeliling Anda sekarang. Lihat pinggir jalan, lihat selokan depan rumah, lihat lahan tidur tetangga.
Di sana ada rumput liar, kan?
Itu bukan semak belukar. Itu adalah Paket Media Tanam Gratis yang sudah dibungkus rapi oleh alam.
Setiap satu genggam rumput yang Anda cabut, Anda mendapatkan:
Nitrogen (dari daunnya untuk kompos).
Media Tanam (tanah yang menempel di akar).
Karyawan Gratis (cacing dan mikroba yang ikut terbawa).
Solusi di Depan Mata
Kita sering terlalu jauh mencari solusi. Beli tanah dari Lembang, beli cacing dari peternak online. Padahal solusinya ada tepat di depan pagar rumah.
Dengan mencabut rumput tetangga/jalan umum:
Lingkungan jadi bersih (Anda jadi pahlawan kebersihan).
Anda dapat media tanam gratis (Hemat biaya).
Anda menyelamatkan cacing untuk dipindahkan ke pot Anda (Aset Sakinah).
Simpan aritmu. Gunakan tanganmu. Rasakan sensasi memanen aset dari hal yang dianggap sampah oleh orang lain.
[GLOBAL SUMMARY]
How I Got Free Soil and Worms by Ditching My Sickle
Many urban farmers complain about the lack of soil in their concrete homes. The solution is right outside your gate. I decided not to use a sickle to cut weeds, but pulled them by hand instead. The result? I didn't just get weeds for compost, I got clumps of rich soil attached to the roots and dozens of earthworms for free. Don't just clean the environment; harvest it.

Posting Komentar untuk "Membeli Arit Cuma Jadi Pajangan: Kenapa Saya Lebih Suka Mencabut Rumput Pakai Tangan? "